Ada seorang lelaki yang sedang kebingungan, semua pintu rezeki tertutup baginya bahkan seuatu hari dia dan keluarganya tidak makan karena tidak ada apa-apa di rumahnya. Katanya "Pada hari pertama, saya dan keluarga saya kelaparan, pada hari kedua juga sama. Tatkala matahari hampir tenggelam istri saya berkata kepada saya : Pergilah kamu, pergi dan carilah rezeki buat kami atau apa saja yang bisa kami dimakan, sebab kali ini kita hampir mati. Dengan kesabaran, tawakal, saya tetap berusaha dan ridha atas keputusan perjalanan hidup ini, saya serahkan sepenuhnya kepada Allah Maha Pemberi Rezeki, dan saya menjadi teringat kepada seseorang wanita kerabat saya, saya ceritakan perihal yang sedang kami alami. Wanita itu berkata : di rumah saya pun tidak ada apa-apa selain ikan yang telah membusuk dan saya berkata berikan kepada kami sebab kami hampir mati kelaparan. Ikan itu pun diberikannya dan saya bawa, sampai di rumah saya membelah ikan tersebut, ternyata di dalam perut ikan itu terdapat mutiara kemudian mutiara itupun saya jual. Hal itu saya beritahukan kepada wanita kerabat saya tadi dan katanya : saya tidak akan mengambil apa-apa yang sudah saya berikan kepada kamu dengan ikhlas. Setelah kejadian itu saya menjadi kaya, rumah saya dilengkapi dengan perabotan sehingga kehidupan kami lambat laun meningkat mulai membaik dan jalan rezeki menjadi semakin lapang."
Ini semua adalah kebaikan Allah Subhanahu wa Ta'ala :
"Dan, apa saja nikmat yang ada pada kamu, maka dari Allah-lah (datang)nya." (QS. An-Nahl : 52)
"(Ingatlah), ketika kamu memohon pertolongan kepada Rabb-mu, lalu diperkenankan-Nya bagimu."
(QS. Al-Anfal : 9 )


Tidak ada komentar:
Posting Komentar