Minggu, 13 Juni 2010

Setiap yang hidup akan menemui kematian


Sudah menjadi ketetapan Allah swt bahwa tidak ada satupun makhluk di alam dunia ini yang kekal. Semua hamba-Nya akan menemui kebinasaan. Semua hamba-Nya yang bernyawa pasti akan menemui kematian. Semua hamba-Nya mempunyai batasan usia yang telah ditentukan-Nya. Tatkala usia yang telah ditetapkan telah habis, niscaya kematian akan merenggutnya. Nyawanya akan berpisah dengan jasadnya, memasuki alam baru yang bernama alam kubur, untuk menunggu pengadilan terbesar di akhirat kelak.

Firman Allah swt :
"Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan." (QS. Ali Imran : 185)

Allah telah menetapkan batasan usia untuk setiap jiwa. Allah swt mengetahui kapan, dimana dan apa sebab kematian setiap hamba-Nya. Ketetapan dan ilmu Allah ini ditulis dalam Lauhul Mahfuzh, kemudian dituliskan oleh malaikat ke dalam rahim setiap wanita yang mengandung ketika janin berusia empat bulan sebagaimana disebutkan dalam hadits Bukhari dan Muslim.

Batas usia setiap hamba akan dipenuhi oleh Allah swt tanpa ada pengurangan dan penambahan sedikitpun. Jika batas usia seorang hamba telah habis, maka malaikat maut akan datang untuk mencabut nyawanya. Pada saat itulah, setiap hamba tidak akan dapat menghindarkan diri dari kematian. Sedetikpun ia tidak mampu menambah batas usianya yang telah habis. Juga, seorang hamba yang telah berputus asa dan ingin bunuh diri, tidak sedetikpun dapat mempercepat datangnya kematian.

Seandainya seluruh manusia dan jin berkumpul untuk mematikan seseorang, namun Allah swt belum menghendaki hamba tersebut mati, niscaya hamba tersebut tidak akan mati. Sebaliknya, sekalipun seluruh manusia dan jin berkumpul untuk memanjangkan usia seseorang, namun Allah swt menghendaki kematian pada saat itu juga, niscaya hamba tersebut akan mati.

Firman Allah swt :
"Sesuatu yang bernyawa tidak akan mati melainkan dengan izin Allah, sebagai ketetapan yang telah ditentukan waktunya." (QS. Ali Imran : 145)

"Sehingga apabila datang kematian kepada salah seorang di antara kamu, ia diwafatkan oleh malaikat-malaikat Kami dan malaikat-malaikat Kami itu tidak melalaikan kewajibannya. Kemudian mereka dikembalikan kepada Allah, Penguasa mereka yang sebenarnya." (QS. Al-An'am : 61-62)

"Katakanlah : Sesungguhnya kematian yang kalian lari daripadanya, maka sesungguhnya kematian itu akan menemui kalian, kemudian kalian akan dikembalikan kepada (Allah) yang mengetahui yang ghaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepada kalian apa yang telah kalian kerjakan." (QS. Al-Jumu'ah : 8)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar